{"id":5780,"date":"2024-01-10T18:55:34","date_gmt":"2024-01-10T18:55:34","guid":{"rendered":"https:\/\/www.dentist-manila.com\/?page_id=5780"},"modified":"2026-05-02T12:30:09","modified_gmt":"2026-05-02T12:30:09","slug":"terapi-periodontal","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/www.dentist-manila.com\/id\/periodontal-therapies\/","title":{"rendered":"Terapi Periodontal | Perawatan Penyakit Periodontal di Filipina"},"content":{"rendered":"<div data-elementor-type=\"wp-page\" data-elementor-id=\"5780\" class=\"elementor elementor-5780\" data-elementor-settings=\"{&quot;ha_cmc_init_switcher&quot;:&quot;no&quot;}\" data-elementor-post-type=\"page\">\n\t\t\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-df62ad6 elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"df62ad6\" data-element_type=\"section\" data-e-type=\"section\" data-settings=\"{&quot;background_background&quot;:&quot;gradient&quot;,&quot;_ha_eqh_enable&quot;:false}\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-100 elementor-top-column elementor-element elementor-element-43589d0\" data-id=\"43589d0\" data-element_type=\"column\" data-e-type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-35d1515 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"35d1515\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t\t<h1 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Perawatan dan Prosedur Terapi Periodontik<\/h1>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-3c28669 elementor-widget-divider--view-line elementor-widget elementor-widget-divider\" data-id=\"3c28669\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"divider.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-divider\">\n\t\t\t<span class=\"elementor-divider-separator\">\n\t\t\t\t\t\t<\/span>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-7d7c52f elementor-reverse-mobile elementor-section-content-middle elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"7d7c52f\" data-element_type=\"section\" data-e-type=\"section\" data-settings=\"{&quot;_ha_eqh_enable&quot;:false}\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-50 elementor-top-column elementor-element elementor-element-5691cc5\" data-id=\"5691cc5\" data-element_type=\"column\" data-e-type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-ab33950 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"ab33950\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Penyebab penyakit periodontal:\n<\/h3>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-bcc4d08 elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"bcc4d08\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Terapi periodontal melibatkan pendekatan yang berbeda dalam mengeliminasi bakteri dari jaringan periodontal. Keberadaan bakteri dalam jaringan periodontal merupakan penyebab utama penyakit periodontal yang dikenal sebagai\u00a0<a href=\"https:\/\/www.dentist-manila.com\/id\/glosarium-radang-gusi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">gingivitis<\/a>\u00a0dan\u00a0<a href=\"https:\/\/www.dentist-manila.com\/id\/glosarium-penyakit-periodontal\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">periodontitis<\/a>Meskipun kedua kondisi ini serupa, mereka memiliki banyak perbedaan dalam presentasi klinis, keluhan utama pasien, perkembangan kondisi, dan pendekatan terapi yang dibutuhkan. Gingivitis hanya mempengaruhi jaringan lunak di sekitar gigi, sementara periodontitis mempengaruhi seluruh jaringan periodontal yang terdiri dari akar gigi, tulang alveolar, gusi, ruang periodontal dengan ligamennya, dan sel-sel lain, sebagian besar sel imun. Etiologi kedua kondisi ini sama, yaitu bakteri dalam ruang periodontal yang menyebabkan peradangan pada jaringan, baik yang hanya mempengaruhi gusi maupun yang melibatkan seluruh bagian jaringan periodontal. Banyak peneliti telah berusaha menentukan flora bakteri yang tepat pada penyakit periodontal, dan sebagai spesies dominan, mikroba berikut telah didefinisikan: A. actinomycetemcomitans, P. gingivalis, P. intermedia, Treponema sp., dan banyak lainnya.\u00a0<\/p><div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\"><div class=\"wpb_wrapper\"><p>Bakteri terutama terdapat pada\u00a0<a href=\"https:\/\/www.dentist-manila.com\/id\/glosarium-plak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">plak<\/a> dan kalkulus gigi. Oleh karena itu, kurangnya kebersihan menyebabkan penumpukan plak gigi yang lebih banyak. Selain jumlah plak yang lebih banyak, nilai pH yang meningkat di atas 7 menciptakan lingkungan yang menguntungkan bagi bakteri untuk aktivitas metabolisme dan pertumbuhannya. Aktivitas bakteri ini menyebabkan perkembangan infeksi lokal akut yang diikuti oleh pembengkakan, kemerahan, dan terkadang nyeri. Gusi menjadi bengkak dan merah, serta lebih rentan terhadap pendarahan saat mengunyah atau menyikat gigi. Pada tahap ini, kantong gingiva dapat muncul, yang berarti ruang antara gusi dan gigi menjadi lebih besar dan lebih dalam, menciptakan lebih banyak ruang kosong untuk retensi dan perkembangbiakan bakteri baru serta kerusakan progresif dari kondisi awal. Jika kondisi ini berlanjut tanpa perbaikan kebiasaan higienis dan pembersihan plak serta kalkulus yang mengandung bakteri, infeksi akan berlanjut dan kondisinya semakin buruk. Lebih banyak bakteri akan menjajah tempat infeksi, tanda-tanda klinis menjadi lebih jelas, dan keluhan subjektif semakin intens. Pada tahap ini, kantong periodontal mulai berkembang, diikuti oleh hilangnya tulang, nyeri hebat, dan dapat menyebabkan bau busuk. Penyebaran infeksi lebih lanjut menyebabkan hilangnya tulang yang serius, pembentukan kantong periodontal yang lebih dalam, dan akhirnya hilangnya gigi karena kerusakan ligamen periodontal dan tulang yang menahan gigi pada tempatnya. Penting untuk diingat bahwa beberapa masalah kesehatan atau pengobatan lain dapat memengaruhi ligamen periodontal dan gusi. Beberapa di antaranya memengaruhi mikrosirkulasi dalam jaringan lunak rongga mulut, sementara yang lain dapat memengaruhi air liur, sehingga mempermudah retensi plak gigi atau bahkan menyebabkan proliferasi gingiva yang hiperplastik.\u00a0<\/p><\/div><\/div>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-50 elementor-top-column elementor-element elementor-element-7985e8d\" data-id=\"7985e8d\" data-element_type=\"column\" data-e-type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-cb4d82e elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"cb4d82e\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" title=\"Penyebab penyakit periodontal\" width=\"310\" height=\"345\" src=\"https:\/\/www.dentist-manila.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/periodontal-dentalgif.gif\" class=\"attachment-large size-large wp-image-5784\" alt=\"Gif Perawatan Periodontal\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-4ffc416 elementor-section-content-middle elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"4ffc416\" data-element_type=\"section\" data-e-type=\"section\" data-settings=\"{&quot;_ha_eqh_enable&quot;:false}\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-50 elementor-top-column elementor-element elementor-element-3dffbf4\" data-id=\"3dffbf4\" data-element_type=\"column\" data-e-type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-57156d0 elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"57156d0\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img decoding=\"async\" title=\"pengobatan penyakit periodontal\" width=\"600\" height=\"260\" src=\"https:\/\/www.dentist-manila.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/periodontal-disease-treatment.jpg\" class=\"attachment-large size-large wp-image-5788\" alt=\"pengobatan penyakit periodontal\" srcset=\"https:\/\/www.dentist-manila.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/periodontal-disease-treatment.jpg 600w, https:\/\/www.dentist-manila.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/periodontal-disease-treatment-300x130.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-50 elementor-top-column elementor-element elementor-element-77111ab\" data-id=\"77111ab\" data-element_type=\"column\" data-e-type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-7434fe9 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"7434fe9\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Diagnosis dan perencanaan perawatan\n\n<\/h3>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-ee3c7bd elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"ee3c7bd\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Jika beberapa masalah yang disebutkan terjadi, selama pertemuan pertama dengan dokter gigi Anda, anamnesis dan pemeriksaan terperinci akan dilakukan. Melalui anamnesis, dokter gigi Anda akan mengetahui riwayat penyakit dalam keluarga Anda serta kebiasaan kebersihan mulut Anda. Selama pemeriksaan, evaluasi jaringan periodontal Anda akan dilakukan dengan bantuan instrumen skaling, yang akan mengungkapkan tingkat kerusakan tulang di sekitar gigi, seperti kedalaman kantong periodontal atau gingiva, indeks perdarahan, dan plak. Semua informasi ini diperlukan untuk mengevaluasi stadium penyakit dan merencanakan perawatan yang tepat. Dalam beberapa kasus, prosedur diagnostik tambahan mungkin diperlukan. Radiografi yang tepat, seperti pemindaian panoramik, retroalveolar, atau CBCT, mungkin diperlukan. Pemindaian ini biasanya menunjukkan kondisi gigi yang tidak terlihat selama pemeriksaan klinis, namun yang lebih penting adalah status tulang, tingkat, dan jenis resorpsi tulang, jika ada. Selain itu, terkadang dokter gigi Anda dapat mengambil sampel air liur atau plak gigi untuk memperoleh wawasan yang lebih akurat mengenai mikrobiota mulut Anda.<\/p><div class=\"wpb_text_column wpb_content_element\"><div class=\"wpb_wrapper\"><p>Setelah pengumpulan data melalui anamnesis, pemeriksaan, analisis lebih lanjut, dan prosedur diagnostik, rencana terapi yang terperinci dapat dibuat dan disarankan. Terapi penyakit periodontal tidak dapat diselesaikan dalam satu kali kunjungan. Biasanya diperlukan waktu dan sejumlah janji temu hingga perbaikan yang nyata terlihat.<\/p><\/div><\/div>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<section class=\"elementor-section elementor-top-section elementor-element elementor-element-4b65d43 elementor-reverse-mobile elementor-section-content-middle elementor-section-boxed elementor-section-height-default elementor-section-height-default\" data-id=\"4b65d43\" data-element_type=\"section\" data-e-type=\"section\" data-settings=\"{&quot;_ha_eqh_enable&quot;:false}\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-container elementor-column-gap-default\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-50 elementor-top-column elementor-element elementor-element-13ecf14\" data-id=\"13ecf14\" data-element_type=\"column\" data-e-type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-a302699 elementor-widget elementor-widget-heading\" data-id=\"a302699\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"heading.default\">\n\t\t\t\t\t<h3 class=\"elementor-heading-title elementor-size-default\">Pilihan pengobatan:\n\n<\/h3>\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-492bf7f elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"492bf7f\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t<p>Tujuan utama terapi pada penyakit periodontal adalah menghilangkan penyebab infeksi dan infeksi itu sendiri. Oleh karena itu, perawatan biasanya dimulai dengan edukasi yang tepat mengenai kebiasaan kesehatan mulut. Ini terutama berkaitan dengan penjelasan mengenai teknik menyikat gigi yang benar, serta saran tentang cara memilih sikat gigi, pasta gigi, dan perlengkapan tambahan yang tepat untuk membantu meningkatkan kebersihan mulut. Langkah selanjutnya adalah pembersihan gigi secara profesional, yang meliputi pembersihan karang gigi dengan perangkat ultrasonik, serta penghilangan plak dan pigmentasi dengan sikat khusus dan pasta gigi profilaksis. Pembersihan ruang subgingiva yang tepat dapat dicapai dengan teknik ini, namun dalam beberapa kasus, prosedur yang lebih invasif mungkin diperlukan.<\/p><p>Setelah evaluasi, dokter gigi Anda mungkin memutuskan bahwa Anda adalah kandidat untuk operasi periodontal. Hal ini biasanya terjadi ketika kantong periodontal terlalu dalam, sehingga pembersihan akar tidak dapat menghilangkan seluruh kalkulus dan bakteri. Prosedur pembedahan ini dilakukan dengan anestesi lokal untuk memastikan kenyamanan Anda. Dokter bedah akan mengangkat gingiva untuk mendapatkan akses langsung ke lokasi yang terinfeksi, memungkinkan pembersihan kantong gigi secara menyeluruh. Selain itu, metode regeneratif dapat diterapkan pada lokasi pembedahan. Ini berarti bahwa cangkok tulang dapat ditempatkan di area kehilangan tulang yang luas dan kemudian ditutup dengan membran, yang akan memastikan penyembuhan setelah gingiva ditempatkan kembali dan dijahit. Prosedur ini disebut augmentasi tulang dan dapat secara signifikan memperpanjang umur gigi yang terkena. <div class=\"read-more-wrapper\" style=\"margin-bottom:1em\"><div id=\"rm-1\" class=\"read-more-content\" data-state=\"collapsed\" style=\"max-height:0;overflow:hidden;transition:max-height .4s cubic-bezier(.4,0,.2,1)\"><\/p><p>Sebagai alternatif dari pendekatan bedah konvensional, dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan laser telah memberikan dampak besar dalam kedokteran gigi, terutama dalam terapi periodontal. Terdapat berbagai jenis laser yang dapat digunakan dalam kedokteran gigi, tergantung pada area yang dituju. Laser Erbium YAG merupakan pilihan yang tepat untuk prosedur pada jaringan lunak, menjadikannya standar emas dalam terapi periodontal. Ada banyak keuntungan dalam perawatan menggunakan laser, karena prosedurnya lebih sedikit invasif dengan pemotongan jaringan yang lebih halus, mengurangi pembengkakan dan nyeri pascaoperasi, serta mempercepat pemulihan. Kemampuan laser dalam mengurangi bakteri secara signifikan, dengan koagulasi langsung, vasodilatasi, dan drainase limfatik yang lebih baik, meningkatkan proses penyembuhan keseluruhan, dengan regenerasi jaringan yang lebih cepat dan pembentukan perlekatan gingiva baru yang lebih cepat pula. Selain itu, bekas luka pascaoperasi minimal, dan prosedur ini jauh lebih sedikit invasif dibandingkan dengan prosedur bedah konvensional, namun dengan kualitas efektivitas yang sama. Kerugian utama dari penggunaan laser adalah biayanya yang relatif tinggi, karena perangkat laser ini mahal, sehingga prosedur laser memiliki biaya yang lebih besar dibandingkan dengan operasi konvensional.<\/p><p>Meskipun terapi periodontal dapat memakan waktu dan biaya, dengan pemeriksaan dan konsultasi terperinci bersama dokter gigi, Anda akan mendapatkan rencana perawatan dan terapi yang tepat. Yang terpenting adalah memahami sifat penyakit periodontal, bagaimana perkembangannya dapat memengaruhi kesehatan mulut dan kesehatan umum Anda, serta memiliki kesabaran dalam mengatasi infeksi, bersama dengan pemeriksaan kontrol berkelanjutan untuk menjaga gigi Anda tetap sehat selama mungkin. <\/div><button type=\"button\" class=\"read-toggle\" data-target=\"rm-1\" aria-expanded=\"false\" style=\"background:none;border:none;color:inherit;text-decoration:underline;cursor:pointer;font:inherit;font-weight:500;padding:0;margin-top:.5em\"><span class=\"toggle-text\">Baca selengkapnya<\/span><\/button><\/div><\/p>\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-column elementor-col-50 elementor-top-column elementor-element elementor-element-454abb3\" data-id=\"454abb3\" data-element_type=\"column\" data-e-type=\"column\">\n\t\t\t<div class=\"elementor-widget-wrap elementor-element-populated\">\n\t\t\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-9396b91 elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"9396b91\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img decoding=\"async\" title=\"pengobatan profilaksis oral\" width=\"768\" height=\"512\" src=\"https:\/\/www.dentist-manila.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/oral-prophylaxi-treatment.webp\" class=\"attachment-large size-large wp-image-12026\" alt=\"pengobatan profilaksis oral\" srcset=\"https:\/\/www.dentist-manila.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/oral-prophylaxi-treatment.webp 768w, https:\/\/www.dentist-manila.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/oral-prophylaxi-treatment-300x200.webp 300w, https:\/\/www.dentist-manila.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/oral-prophylaxi-treatment-18x12.webp 18w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-04418da elementor-widget elementor-widget-image\" data-id=\"04418da\" data-element_type=\"widget\" data-e-type=\"widget\" data-widget_type=\"image.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" title=\"Perawatan Gigi Manila\" width=\"768\" height=\"512\" src=\"https:\/\/www.dentist-manila.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Manila-Dental-Care.webp\" class=\"attachment-large size-large wp-image-12581\" alt=\"Perawatan Gigi Manila\" srcset=\"https:\/\/www.dentist-manila.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Manila-Dental-Care.webp 768w, https:\/\/www.dentist-manila.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Manila-Dental-Care-300x200.webp 300w, https:\/\/www.dentist-manila.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/Manila-Dental-Care-18x12.webp 18w\" sizes=\"(max-width: 768px) 100vw, 768px\" \/>\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t<\/section>\n\t\t\t\t<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Periodontal Treatments and Procedures Therapies Causes of the periodontal disease: Periodontal therapy involves different approaches in the elimination of bacteria out of the periodontal tissue. The presence of bacteria in periodontal tissue is the main cause of the periodontal disease known as\u00a0gingivitis\u00a0and\u00a0periodontitis. These two conditions may be similar but actually has a lot of differences [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"elementor_header_footer","meta":{"footnotes":""},"class_list":["post-5780","page","type-page","status-publish","hentry"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.dentist-manila.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/5780","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.dentist-manila.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.dentist-manila.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dentist-manila.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.dentist-manila.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5780"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.dentist-manila.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/5780\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.dentist-manila.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5780"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}